31 October 2013

Mulia Dengan Memaafkan

Suatu sedekah tidak akan mengurangi harta
Allah tidak akan menambah kepada seseorang yg suka memberi maaf kecuali kemuliaan
Dan seseorang tidak merendahkan diri karena Allah kecuali Allah mengangkat orang tersebut....

Memberi maaf berarti bersedekah, dan Allah akan meninggikan derajatnya..
Inilah hal yg membuat jiwa menjadi tenang dan lapang..untuk MEMAAFKAN...
Karena dalam sikap memaafkan itu ada seni dan estetika mulia
Dimana ia meraih pujian dari Allah SWT....bukan sekedar nilai dari manusia...

Sifat pemaaf ibarat lambang kepribadian yg indah dan menawan
Sebab didalam sanubari orang yg suka memaafkan biasanya tersimpan keikhlasan dan kerelaan hati yg suci...
Orang pemaaf itu pastilah terhindar dari sifat dendam..
Dia menganggap bahwa kesalahan orang lain terhadapnya itu merupakan "kekeliruan" dan kelemahannya sebagai manusia...
Dan jiwanya yg lapang kemudian akan mengajak pribadinya terus melangkah tanpa beban
Yang menahan dan bebas dari prasangka yg menyesatkan....

Beda halnya dengan sikap yg pelit dalam memaafkan...
Dengan sendirinya hal itu akan menebarkan masalah lain
Kita telah dengan sengaja menyakiti hati saudara kita yg telah melembutkan hatinya untuk minta maaf...

Saat kita memutuskan untuk membenci..
Dihati kita ada titik hitam..atau berupa ruang yg tertahan atas nama kebencian..
Dari ruang itu terciptalah ruang ruang kebencian lain didalam kehidupan nyata kita
Ruang hidup kita menjadi lebih sempit dari biasanya..

"Barangsiapa memaafkan saat dia mampu membalas, maka Allah akan memberinya maaf pada hari kesulitan"
@HR Ath-Tahabrani

3 komentar:

Langit said...

Semoga saya bisa memaafkan kesalahan org lain, dan memaafkan diri sendiri yg lebih penting.

MEmaafkan itu memuliakan. Benar.

salam sahabat,.. semoga selalu ada tulisan yg memotivasi disini,..
salam, :)

Willyo Senapati Alsyah said...

@langit : Amin...... Tetap semangat.

manfaat bersama said...

Setuju bgt..mending memaafkan..selalu ada titik terang ditiap problem..