04 December 2012

Nasib Lenny Haeni Mantan Altet Dayung Nasional

Astagfirullahaladzim.. inilah ucapan spontanitas saya saat menonton sebuah acara di salah satu stasiun TV swasta Nasional petang ini, tak cuma sampai disitu, mata saya sempat berkaca-kaca dibuatnya, kenapa tidak ?? seorang mantan atlit dayung Nasional bernama Lenny Haeni berencana menjual medali emasnya untuk mengobati anaknya (Habibatul) bocah berusia 2 tahun 8 bulan yang terkena kanker perapuhan kulit.

Pekerjaan ibu Lenny ini hanya sebagai buruh cuci dan serabutan padahal Prestasi ibu ini sangat gemilang dengan mengharumkan nama bangsa. Ia pernah menyabet 20 medali untuk Indonesia. Pada Sea Games yang diselenggarakan di Jakarta tahun 1997 ia menyabet 3 medali emas dan 1 medali perak. Pada kejuaraan dunia perahu naga di Hongkong, ia kembali mendapatkan 3 medali emas. Dalam kejuaraan Asia di Teipei tahun 1998, ia pun membawa pulang 1 medali emas. Pada kejuaraan terbuka di Australia ia juga mendapatkan 1 medali emas. Di Sea Games terakhirnya pada tahun 1999 di Brunei Darussalam, ia menggondol 1 medali emas dan 1 medali perak. Beliau juga pernah dinobatkan sebagai juara dunia dayung perahu naga.


Sebuah pertanyaan dalam fikiran saya kenapa sampai seperti ini ?? kenapa begitu banyak kehidupan mantan-mantan atlit yang nota bene pernah mengharumkan nama bangsa dan negara dengan cucuran keringatnya sangat suram ? apa karena management olahraga jaman dulu yang amburadul dan korup ?

Entahlah.....Saya hanya berharap semoga  UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR   3  TAHUN  2005 TENTANG SISTEM KEOLAHRAGAAN NASIONAL berjalan dengan baik, dipatuhi dan diterapkan, sehingga kehidupan mantan-mantan atlit yang mengharumkan nama bangsa ini, tidak lagi terkatung-katung.

Jangan sampai anak-anak kita gak ada lagi yang mau jadi atlit LHO PAAAAAKKKKK ??  

*foto detikcom*


14 komentar:

roel Tuesday, 04 December, 2012  

astaghfirullah, ini nih, kelakuan negara kita tercinta ini. tidak menghargai jasa!
moga ada jalan keluar buat mbak lenny, amiin...

IrmaSenja Wednesday, 05 December, 2012  

Aku sempet lihat beritanya di TV, kasian sekali anaknya...dan mantan atlet nasional ini memang hidupnya sangat mengenaskan :(

smg si kecilnya tersembuhkan,amin...

Willyo Senapati Alsyah Wednesday, 05 December, 2012  

@roel :amin..yup semoga ada jalan keluar...

Willyo Senapati Alsyah Wednesday, 05 December, 2012  

@ IrmaSenja : iya Mba Ir... kasian sekali ... smg si kecilnya tersembuhkan, amin..

bunga Wednesday, 05 December, 2012  

tragis bangat nasib mu penjuang bangsa di bidang olah raga.

Djangan Pakies net Thursday, 06 December, 2012  

Astaghfirullah, beberapa kali kita mendengar dan menyaksikan tayangan seperti ini. Orang-orang yang telah mengorbankan segala tetesan darah, keringat dan air mata untuk negara, begitu sudah usia senja nasibnya banyak yang terlupakan. Semoga ada segera kebijakan yang positip yang memperhatikan nasib para pejuang bangsa yang telah mengharumkan nama bangsa.

Willyo Senapati Alsyah Thursday, 06 December, 2012  

@ bunga : betul sobat.... sangat tragis..

Willyo Senapati Alsyah Thursday, 06 December, 2012  

@ Djangan Pakies net : Amiin Pak Kies.. Semoga segera ada suatu gerakan positif, dari pihak yang berwenang, sehingga tidak ada lagi para pahlawan2 olahraga kita yang terkatung2 nasibnya..

Dhymalk dhykTa Friday, 07 December, 2012  

Miris betul liatnya..

jadi ingat ramang yg begitu berjasa buat sepakbola tapi di hari senjanya meninggal tak semestinya.

Mana menteri sekarang korup lagi..huuuffftttt

Willyo Senapati Alsyah Friday, 07 December, 2012  

@ Dhymalk dhykTa : Ramang seorang legenda sepakbola dari sulawesi Selatan... Semoga Arwah beliau mendapat tempat yang layak disisi Allah SWT.. Amin

HUMANITYISBEAUTIFUL Monday, 10 December, 2012  

thank you for following me! i am following back :-)

Ary_Putra Monday, 10 December, 2012  

Kasihan sekali ya...ayo dong Pemerintah berikan perhatian karna mereka setidaknya sudah mengharumkan nama bangsa.

Willyo Senapati Alsyah Thursday, 13 December, 2012  

@ HUMANITYISBEAUTIFUL : you're welcome

ĂșĂșa A Designed by LETDA CAJ AL ISMAN by THN 2013

Back to TOP