29 September 2015

Anggaplah Pena Ini Sahabat Mu


Kakimu tegak dan siap melangkah...
Wajahmu menunduk dan hatimu tetap basah..
Bertasbih bersama Semesta...

Disanalah rekahan kebahagiaan memancar dari hatimu...
Laksana pelangi dipenghujung Senja...

Bukankah alam melukis pelangi dari riuh riuh gemuruh hujan dan cekaman halilintar...? 

Pelangi kebahagiaan adalah hadiah bagi mereka yg lulus...
Mereka yg sering berdiam menanti akhir yg indah.....
Terus bersabar meski sukar..

Tak usahlah mengeluh atas duka duka dan kepedihan.....
Engkau tidak sendiri kawan...
Semua jua sedang menanti sang pelangi...

Jika saja kekasihmu tidak bersamamu lagi diujung sana
masih ada kawan yg menantimu kembali...
Kembalilah kawan, anggaplah pena ini sahabatmu...
Sahabat yg merindumu Kembali....

Anggaplah pena ini sahabat mu
sahabat yang menghampirimu dalam gelap
seorang yang membawakanmu lilin dan menyalakannya untuk mu
Sosok yang mencoba meraih bahumu, membisikkanmu, menunjukkanmu
bahwa disana aja jalan

Anggaplah pena ini sahabat mu
seorang yang meraihmu dengan tulus 
saat bibirmu nanti mulai berkata "yah... hidup ini memang tidak mudah"
sanalah rekahan kebahagiaan memancar dihatimu

Senja...........

7 komentar:

Anisayu Nastutik Wednesday, 30 September, 2015  

Sahabat pena
Selalu menarikan kata-kata
Diiringi puisi sang pujangga
Berarti hati syairkan suara

Agen Poker Thursday, 28 January, 2016  

uda kayak pengarang puisi profesional aja.
lanjutkan gan dan salam sukses.

ninda Friday, 29 January, 2016  

hai sahabat :) eh hei pak
lama saya nggak mampir kesini

ninda Sunday, 29 May, 2016  

wah apdet yuk pak wil :D

Ninda Sunday, 29 May, 2016  

update yuk pak wil :D

BELAJAR BAHASA Monday, 03 October, 2016  

Syair Puisi yang bagus, kelihatan berbakat

ĂșĂșa A Designed by LETDA CAJ AL ISMAN by THN 2013

Back to TOP