02 October 2010

AKAR

Demi sumpah ku pada takdir ku
aku terus merayap menelusuri liang-liang
tanpa pamrih.

batu,
kerikil,
sampah,
bahkan kotoran
tak membuatku muak dan menyesal

Seluruh mahluk menertawakan ku
bahwa aku bodoh,
berada dibawah
tertindih oleh berat tubuh mu
atau aku ini laksana kuli
mencari nafkah agar kau tumbuh sempurna

Biar sajalah, itu mereka
aku hanya ingin berkata

Aku tak pernah menyesal
Aku tak pernah mengeluh
Aku tak pernah menagih

justru aku bahagia
bisa memberi mu makanan
bisa menopang tubuh mu
hingga kau berdiri kokoh menantang alam
tapi tak pernah sedikit pun mengeluh,
menagih, atau mengungkit-ungkit pemberian ku pada mu

Tuhan menakdirkan ku seperti ini
jadi,
biar Tuhan saja yang membalasnya

tidakkah kau iri pada ku ?

Depok, 2/10/10, pukul 18.53

Catatan :

semoga kita bisa terinspirasi pada jasa sang akar ini

Semoga ..Amin.

44 komentar:

Upex said...

Puisi yang mantabs!!!!

blog buat bisnis said...

akar memang tidak kelihatan, buat saya akar merupakan sebuah "niat" yang kuat bagi seseorang yang ingin merubah hidup jauh-jauh lebih sempurna dan kuat diterpa tantangan...

puisinya bagus2....

NURA said...

salam sobat
sip salut banget, kalau tak pernah mengeluh,tak pernah menyesal dan tak pernah menagih.
puisinya berdasarkan kenyataan sipenulis ya?

narti said...

belajar banyak dari kisahnya...tak pernah menyerah dan mengeluh.
puisinya keren!

Kisah Abu Nawas said...

aku tidak iri sob.
semua sudah di atur oleh Alloh

tomo said...

puisi yang indah.
tak kenal menyerah

Fadhil Anwar said...

akar adalah sumber makanan bagi sipohon, dahan dan daun, tapi ingat akar adalah pondasi, akar yang rapuh akan membuat pohon akan tumbang !
puisi yang bagus, penuh makna !

best-job101 said...

akar hanya perantara dari Sang Khaliq untuk memberi makan tumbuh-tumbuhan, tapi tidak seutuhnya akar berperan dalam memberi rejeki, adakah sinar sang surya membagi vitaminnya melalui akar ? tidak sobat ! begitulah Sang Khalik bila ingin memberi rejeki, bisa langsung atau lewat perantara tadi..
nice posting my friend !

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Upex : terimakasih sobat
@ blog buat bisnis : terimakasih sobat, semoga kita bisa mencotoh sang akar ini.
@ NURA : bukan Mba.. sy hanya terinspirasi pada sang akar ini, betapa mulia sang akar ini. Semoga kita bisa mencontohnya.
@ narti : terimakasih Mba.

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Kisah Abu Nawas : terimakasih sahabt, yah ..memang semua telah diatur oleh Allah, ttpi saya rasa tidak ada salahnya jika kita mencontoh sang Akar ini.. hehehe

@ tomo : terimakasih mas.

@ Fadhil Anwar : terimakasih sahabat, yah.. semoga kita bisa mencontoh sang AKAR ini.. heheh

@ best-job101 : yupz... setuju banget sobat, sy hanya terinspirasi pada sang akar ini, betapa mulia sang akar ini. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari nya. Terimakasih sahabat.

gayuh said...

kreatif nich... akar bisa jadi puisi

Raini Munti said...

pujangga :)

warnatulisan said...

melaksanakan kewajibannya tanpa pamrih sesuai dengan kodratnya, andaikan saja kita dapat melakukan hal yang sama ....

alkatro said...

terkadang manusia hanya melihat sesuatu dari yang terlihat di mata, mangstab puisinya bang, bahasanya indah dan filosofis. met liburan bang wilyo :)

ais said...

mungkin tidak iri, akar..
hanya saja sangat sulit mencarimu saat ini,
saat dimana semua orang berlomba - lomba ingin menunjukkan siapa dirinya...

Senja said...

akar,...menahan kesinambungan yang menyambungkan hidup pada kekuatanmu.

selamat sore sahabat....:)

tomo said...

yang penting tak kenal menyesal dan mengeluh itu lebih baik kawan

TUKANG CoLoNG said...

saya kagum dengan akar rumput yg bikin rumput gag akan tercabut oleh kuatnya angin.

aku juga suka akar gingseng, yg negitu mujarab

Achmad Taher said...

sebagaimana fungsi akar yang banyak manfaat dan digunakan untuk penyembuh penyakit, apakah itu gambaran puisi diatas? hanya mas wilyo yang tahu...!!

ReBorn said...

OOT: ijin follow sob.

Itik Bali said...

Emang seharusnya kita gak pernah mengeluh, gak pernah menyesal apa yang terjadi

muchlisin said...

Akar
Cermin ikhlas
Terus bekerja
Di bawah tanah
Tanpa popularitas

Memberi makan
Meski tak pernah kelihatan
Menjaga nafas kehidupan
Tetap beramal dalam kesunyian

attayaya said...

pohon tidak akan besar tanpa akar yang menghidupinya

salam attayaya dari pura tanah lot

Ipin's cool said...

Akar-akar pohon yahh sobb..

ikut menyimak dan berkunjung di malam selasa hhehe

Lina Gustina said...

jadi kagum dengan sang akar...

harto said...

waaah balik lagi ke asal niiih, bermain dengan puisi2 yang indah.
Semoga sukses selalu n tetap semangat.

SUKSES UNTUK CESTER BAND

harto said...

@ All rekan-rekan para sahabat blogger, para pengunjung serta para komentator semuanya >>>> mohon doa kesembuhan untuk rekan kita, sahabat kita Bapak Ipin pemilik blog (perawatan-ac) atas musibah kecelakaan (kesrempet mobil truk pasir) pada hari ini 5 okt 2010. alhamdulillah masih diberikan keselamatan oleh Allah SWT (hanya luka-luka ringan) terima kasih.

ASALULLOOHAL 'AZHIIMA ROBBAL 'ARSYIL 'AZHIIMI AYYASFIIK (3X), Artinya :“Aku memohon kepada Allah yang Maha Besar, aku memohon kepada Allah yang Maha Besar, Tuhan 'Arsyi yang Maha Agung, mudah-mudahan Dia memberikan kesembuhan kepadamu (3X)”

safru said...

Memang hidup ini harus semangat pantang menyerah

Portgas D Alex said...

mantap sob ,:)

PhonanK said...

Makna yang dalam dari sebuah bagian dari tanaman, yaitu Akar.
biarpun dia hanya menelusur di dalam bawah tanah, namun dia memiliki kehebatan... karena bisa menopang tubuh pohon-pohon. seperti halnya kita sebagai manusia, bagaimana kita mau bisa menjadi orang yang besar kalau kita tidak membuat kokoh akarnya, yaitu mengasah kecerdasan kita.

Blogginko said...

sahabat yg satu ini emang unik n kreatif ,, :) salam sob !!

anak nelayan said...

fotonya keren boz

admin said...

nice blog'
Thanks for info n giving me ideas...




jobs:diamonds.........

Dhana/戴安娜 said...

salam sahabat
datang neski telat.saya simpen ya kak,apa kabar xixixi good luck

Elsa said...

akar...
sesutu yang selama ini terlupakan
ternyata mulia juga "pekerjaan"nya yaa

Muhni said...

tampilan baru mas....

keren...

ninneta said...

Hai,

Sudah lama aku nggak blogwalking. Karena memang dah lama juga nggak blogging. Hehehehehe.... Datang sekedar menyapa. Semoga dirimu sehat dan selalu bahagia.... dan semoga belum lupa dengan persahabatan kita.

:)

Salam,

Ninneta

Resna Tazkiyatunnafs said...

Tiada pohon tanpa akar, Mas... mohon tukar link lagi ya dengan blog baruku, please...

Richa Rie said...

kanggg kemana ajaaa...wakakkaka gantian niihh daku yg nyari in

admin said...

Romantis banget mas.. Bisa buat bahan ngerayu si dia nih, hehehee...

bintangwina said...

kalo akarnya baik
insyaAlloh batang, ranting, daun, bunga serta buahnya pun baik

Jalahati said...

salam sejahtera. hal-hal terpenting seringkali butuh usaha agar kita mampu melihat & memaknainya.

Richa Rie said...

gak ada akarrrrrrr ..rotan pun jadiii

Digituck said...

akar pun jadi kang !! :)