06 November 2009

rasa pada sebuah benih

Tak pernah berhenti kisah itu menari di pelupuk mata yang kian keropos
mematuki jasad - jasad yang telah mati dalam liang-liang duka lubuk hati,
sebab tak bisa berkata jangan pergi.

tak kuasa rasa..
terima hantaman ombak yang begitu keras.
terus dan terus hingga tak bisa mendekap sedikit nafas.
sikap mu telah pecahkan karang menjadi puing - puing yang tak berarti. sebab dalam hantaman mu itu, cerita yang pernah mengitari indahnya kerajaan hati telah terlindas dan tertelan oleh waktu.

dan ketika malam menjelang
kau kibaskan rasa itu pada benih yang pernah ku tanam,
kurawat dengan peluh, hingga terkadang menelanjangi siang atau pun malam agar dia tumbuh dengan mekar
dan aku gerek bendera iba padanya
sebab kau tak ada iba.


jelas ...kau belum mengerti tentang arti sebuah badai kawan !!
sebab kau tak pernah bisa melawan dengan sedikit ciuman do'a yang bersemanyam dalam rasa.
dan kau jelas tak punya rasa kawan !!
sebab kau tak mengerti tentang rasa sebuah benih.

aku hanya bisa berlalu lancas berucap
oh..begini rupa hidup ini...


Depok
jumat 06/11/09 pukul 03.55 pagi
Willyo ALsyah Putra Pratama

73 komentar:

Rihar Diana(dhana) said...

salam sahabat
pertamax ga ya...he..he..postingnya bagus kak,memberikan isnpirasi thnxs ya...good luck

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Rihar Diana....wah cepat juga ya...makasih..

Lina Marliana said...

Wah... aku masuk diblognya seorang penyair... Bagus banget isinya, inspiratif.. :)

Munir Ardi said...

Saya sangat interest dengan gubuk blekenyek, entah mengapa akhir2 ini postingnya tentang kegundahan jiwa ada apa gerangan sobat

RichaRie said...

wah baru tau kalo bisa puisi..pa kabar kang

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Lina Marlina...sambil belajar mba..

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Munir Ardi...sya sangat berterimakasih pada sahabat...akhir2 ini emang sedang dilanda ke galauan..

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Richarie...sambil belajar sob..

Awaluddin Jamal said...

Semoga kegalauan hatinya bisa segera TEROBATI.., supaya kalau saya berkunjung ke blog ini lagi saya akan melihat Seorang Willyo menulis puisi tentang Kegembiraan hatinya.., Ditunggu...,

ina said...

so sweet bgt kata2nya kag,...
mengena dihati hihihi....
bagus kag!!!

Osi said...

nice post sobat,,

Aryo Halim said...

hmmm..pada saat aku baca, aku berpikir apa ini ya, puisi?cerpen? diary? atau curhat? apa tuh mas hehehhe

Mbah Cyber said...

Curahan hati seorang militer, artikel yg indah dan puitis

KOKON9LOVE said...

Sabar ya Wil...kamu tidak sendiri...aku bisa bantu kamu, bahkan kamu juga bisa andalin aku sebagai tempat keluh kesahmu....

Karena aku ngerti perasaan yang tersakiti itu seperti apa....

Sukses selalu buat Wil n blog ini...liat tu alexa kamu oke bangeet...ngblog za, sibukkan diri agar gak terus larut dalam kesedihan.

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Awaludin Jamal....thanks atas dorongan semangatnya...yah..Insya Allah saya usahakan..

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Ina...makasih ya dik...

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Osi ....makasih...sahabat ku...you are the best friend

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Aryo Halim... hehehe...aku juga ga tahu kang Aryo...aku nulis aja...dan hasilnya seperti ini..hehehehehe

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Mbah Cyber....makasih..Mbah...heheheh... mantap euiii

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Kokon9love....makasih banget ya...

lina@happy family said...

Kayaknya kok tersirat keresahan ya? Harus tetap optimis Mas Willyo dan tetap memohon petunjuk padaNya...

willyo ALsyah said...

@ Lina@happy family....makasih sobat...

taris said...

sob... jujur ...saya senang baca puisi kamu....
Beda dengan puisi yang saya baca di koran mingguan daerah. yang iramanya mendayu dayu dan hanya memaksakan pada kesamaan rima.
Mantab.. puisi kamu tegas.
Walaupun menyuarakan kepedihan tapi disampaikan dengan tegar.
Saluuuuuut

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Taris....trimakasih sahabat...aku sambil belajar sob..saya butuh masukan sobat...

diktat kuliah manajemen said...

lagi blogwalking mampir kesini.. weh weh.. banyak juga yg komentar yaa sob.. sip deh.. ini hasil dari kerja keras sobat, karena kerja keras adalah energi kita bener kan sob? yo wis.. selain kerja keras kita juga mesti kerja cerdas, kita bisa belajar secara distance learning business and management boleh juga sih sekali sekali refreshing di sexy artist blogs
sip deh.. teruslah berkarya sob

cahyadi said...

puisinya indah banget mas... sayangnya kok ada nada sedih ya?

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Diktat kuliah manajemen....makasih sob...ini juga kerena sobat2 semua...

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Cahyadi....makasih sahabat sudah di bilang indah...klo nada sedih itu..memang ungkapan perasaan saya saat ini

Seri Bahasa said...

setiap musibah yang datang adalah ujian dari Allah. kita harus akur bahawa tidak semua yang kita rencanakan akan berakhir dengan baik. begitu juga dengan persahabatan, jodoh. yang penting kita harus redha akan ketentuan Allah, kuatkan semangat bermulalah dengan yang baru. semoga teman bisa menemukan yang lebih baik dari yang sebelumnya.

×÷·´¯`·.·•[ peace ]•·.·´¯`·÷× said...

Waduh Armymen Jago buat puisi ya.....Salut kang.....Semangat terus

Salam Damai Indonesia

P E A C E

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Seri...sahabat terbaik ku ... terimakasih ... Amin ya rabbal alamin...

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ peace.... saya masih belajar sahabat...

KANdaNGTips.bloGspot.Com said...

Kita sebagi Pemuda = Benih, you agree??!!

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Kandang Tips...Kita sebagi Pemuda = Benih..bisa juga dikatakan demikian...tetapi dalam sajak saya ini tidak ditujukan pada semua benih...bisa sahabat lihat pada kalimat "kau kibaskan rasa itu pada benih yang pernah ku tanam" BTW...thanks banget sobat..

nada said...

wuihh
keren bgt bro
anak sastra ya

Pujangga said...

Salam kenal deh untuk penyair...
Hehehe..

www.pujanggakesasar.co.cc

jimox said...

tambah yakin aja aku mas, kalau mas e emang jago bikin puisi. sukses terus ya mas.... :)

Dinoe said...

Indah rangkaian kata-katanya mas...penuh makna..

willyo ALsyah said...

@ Nada....sebelum jadi seorang Militer saya memang sempat belajar sastra, tapi cuma sebentar...kerena saya diterima di Instansi militer waktu itu.....

willyo ALsyah said...

@ Pujangga....salam juga...seneng berkenalan dengan sobat...

willyo ALsyah said...

@ Jimox....Makasih ya sobat..saya masih belajar sob...masih banyak yang lebih...

willyo ALsyah said...

@ Dinoe....makasih sob...

divi said...

good one

Anaa said...

lama tdk mampir kesini... g nyangka dah metamorfosis jadi penyair?

Hidup itu indah... tergantung warna apa yang hendak kita goreskan padanya.. akan bahagia kalau kita membuatnya bahagia dan akan susah klu qta mmbuatx susah.

maaf klu ada kata yg keliru ya sob!

Buaya Darat said...

membaca puisi ini seolah satu berita yang tidak mengembirakan dari sahabat newbie. walau apapun yang telah berlaku kepada diri sahabat anggaplah itu satu dugaan dari Allah. setiap yang terjadi pasti ada hikmah disebaliknya. bersabar itu adalah iman, dan orang yang selalu bersabar pasti akan menerima hidayah dan ganjaran dari Allah.

KucingTengil said...

lagi ada "gempa hati" ya... akhir2 ini postingannya puisi ttg kegundahan hati aja. Tenaaaang... Badai pasti berlalu *big grin*

INDONESIAN VOICES said...

Sangat memberi inspirasi... bravo..

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Divi...thanks sob...

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Buaya darat...thanks bangt sob..

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Kucing Tengil...kira2 begitulah sobat

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Ana....Makasih sahabat...sobat memang pandai menyejukkan hati...

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Indonesian Voice.....thanks sob..

Make Up said...

menggambarkan kekecewaan, ya? puitis bgt, mas. Kereeeen...

Lentera said...

Jangan lah terlalu banyak berharap sobat jika tak ingin menelan pahitnya kekecewaan, keep action and enjoy your life..

AISHALIFE-LINE said...

Sedih bro.Semoga dapat penggantinya ya...

Hitsuke said...

nice info sob..go autism y..? hehehe

Thanks.  
Regard,

Hitsuke and NarutoFans 

Jiox said...

saya berkomentar di ujung sobat.. krn perjalananmu terasa sangat mengharukan, memang tiada mungkin terik mentari stahun dihapus dengan hujan sehari.. tp smoga sj kesedihan menjadi jalan yg menghantar menuju kedewasaan hati dan pikiran.. meski terasa berat tp ane yakin sobat pasti bs melewatinya.. keep spirit :)

eNeS said...

Puisi yang bagus, sobat...
Sulit saya untuk mengomentarinya. Hanya acungan jempol yang bisa saya berikan. Karena mungkin akulah yang tidak punya rasa itu kawan...

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Make Up...menggambarkan kekecewaan ??? hemmm mungkin bisa dibilang begitu...btw thanks ya

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Lentera...thanks ya sob...masukan yang bagus..hehehe

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ AISHALIFE-LINE ...amin....do'ain ya...

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Hitsuke....thanks bro...

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Jiox ...Insya Allah sobat.... pasti bs melewatinya...hanya butuh proses aja..do'in ya..

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ eNeS....makasih sob...saya masih dalam tahap belajar...

Munir Ardi said...

Aku datang lagi sob untuk lebih meresapi makna yang sangat dlm dari puisi diatas

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Munir Ardi...terimakasih ....sobat adalah sahabat terbaik

strategi bisnis said...

lam kenal bos.. wah blogmu keren nih bos.. sukses selalu yaww

anita said...

wahh kak puitis banget...jadai tergugah baca nya :)

nuansa pena said...

Jangan larut dengan kekecewaan, ayo semangat! Masih banyak waktu untuk menyemainya lagi!

Grace Receiver said...

Puisinya panjang dan rinci tapi terkesan sedih

Novita said...

Assalamu'alaikum mas Willyo, apakabar mas?, semoga sehat dan sukses selalu bersama keluarga ya. saya mohon maaf karena 3 hr ini saya tidak muncul di shoutbox mas, karena Url saya di banned sama shoutmix, saya mohon maaf ya, hmm kalo mas Willyo ada tau solusinya, boleh bantu saya ya untuk mengatasi hal ini.. wassalamu'alaikum mas Willyo

Ganex Ni'am said...

salam blog teman ikut eksis di sini

Ipin said...

Halo sobat.. bagaimana kbarnya hari ini..im sorry dah 3 hari gak OL nih . wah komentar nya banyak buangeett..
sepertinya ada yang menggantika posisi Bung WS Rendra nih