31 October 2009

Cerita pada diri yang memilih

Aku berdiri, coba menata hati
kau bertanya pada alam, apakah ini nyata ?
tingkah mu menampar jiwaku ungkapnya
lantas aku coba berjalan pada seonggok sampah busuk peninggalan mu
di hari kemarin dan kemarin nya lagi

kau telah mendungkan cahaya yang ber semayam dalam rinai hati
seteskan air pada kelopak mataku yang sembab menahan rasa sakit tiada tara atas perbuatan mu padaku

Siksa saja lah hati ku ini terus menerus !!
tapi ....

Jangan kau kira aku ini akan mati
aku baik-baik saja kawan !!
silahkan saja kau kesana, sebab disana lah bumi mu berputar
dan biar aku disini menggenggam langit dan cakrawala
sebab aku sangat mengerti bahwa dunia memang tidak adil

dan jangan kau kira aku akan sakit
tidak kawan !!!
kau salah !!!
sebab aku akan sehat-sehat saja !!

silahkan kau berlari dan aku berjalan saja
sebab suatu saat nanti kau akan tahu bahwa berlari itu letih
silahkan kau kebarat dan aku ketimur saja
sebab suatu saat nanti kau akan sadar bahwa di barat lah mentari terbunuh oleh gelap malam
silahkan kau pergi dan aku tetap disini
sebab nanti kau juga akan tahu dimana cinta suci itu berada
disini atau kah disana
sekarang tersenyum lah kau sepuas-puasmu dan aku pilih diam
karena dalam diam ku ada pijar-pijar cahaya kasih sang buah hati
menari lah semau mu
tepuk lah dada mu dengan keras
dan...
makan lah kau sekenyang-kenyang nya
tapi jika suatu saat kau tersedak muntah
aku akan tertawa hingga langit bergetar !!!
lantas berucap
"makan tuh..ulah mu sendiri"
hahahahaha.....



Depok
sabtu 09.46
willyo alsyah putra pratama

75 komentar:

ina said...

aku ikut diam juga ajah...
biarin dia ketawa hihihi...

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ina...makasih ya....

moenas said...

oh begitu ya browww
thanks infonya browww

Awaluddin Jamal said...

Wow.. Fantastis..,

satu kalimat terakhir yang diberi tanda kutip "i like that".., he he he..,

kalau boleh asal nebak mungkin sekarang lagi marah campur sedih y?? "Sok tahu" he he..,

Anonymous said...

WAW.....
curahan isi hati ya sob....
warna pada tulisannya mengambarkan tekanan tenang dan marah pada pengucapannya ya..
Sengaja apa tidak terlihat efek warna tulisan pada puisi kamu...
Salut

taris said...

WAW.....
curahan isi hati ya sob....
warna pada tulisannya mengambarkan tekanan tenang dan marah pada pengucapannya ya..
Sengaja apa tidak terlihat efek warna tulisan pada puisi kamu...
Salut

Munir Ardi said...

KEnapa perasaan lagi gundah ya sahabat semoga kembali senang, gembira dan tak kurang satu apapun

Muchlisin said...

Puisi yang bermakna

Seri Bahasa said...

jangan terlalu ikut perasaan tapi ikutilah nalurimu

Willyo Alsyah P. Isman said...

@Awaludin Jamal...thanks sob...hehehe..kira2 begitulah...

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ taris..memang saya sengaja...thanks ya

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Munir Ardi...yah boleh dibilang begitu sob...amin...semoga kembali senang

Willyo Alsyah P. Isman said...

@muhlisin...Thanks bro

Willyo Alsyah P. Isman said...

@Seri Bahasa...yah..yah..terimaksih masukannya,sungguh sangat berarti

Mbah Cyber said...

Wah keren jg artikelnya..Slamat ya dah dpt PR 3,sama kyk pny mbah,ada yg mau tau tips meningkatkan pagerank kursus sama mbah

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Mbah...sama dong dapat 3 slamat ya Mbah...nah..yg mau tahu tuh tp2 nya silahkan kunjungi Mbah...

cahyadi said...

puisinya keren mas... terus sukses ya...

jhonson blog said...

wahhh gak ngerti sobb marah sebabnya apa?...sampai sampai ada kata kata mau muntah di akhir puisi wkwkwkwk...

tapi sob jgn diturutin..enjoy aza sob kayak iklan L.A kekekek

RantZ RcheL said...

no comment,. hehe,. bcanda,.,. info" menarik ad di blog ku,. berita terbaru,. blog mu makin berkembang shob,.,. kunjungi blog ku ya,. http://grow-download.blogspot.com

Willyo Alsyah P. Isman said...

@Jhonson blog....thanks sob...marah karna apa ??? hehehehe ada deh...

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ RANTZ...oke deh...thanks ya..

Willyo Alsyah P. Isman said...

@Cahyadi....amin...thanks ya.

Ipin said...

halo sob..
Darah seni mengalir di tubuhnya....

Erik said...

lagi ada pertentangan batin ya sob?

Willyo ALsyah said...

@ Ipin....makasih..sobat

Willyo ALsyah said...

@ Ipin....makasih..sobat

Willyo ALsyah said...

@ Erik...wih...pertentangan batin yang sukup berat dan sangat menyiksa...

Ica said...

Perasaan yang dalam kadang merubah seseorang menjadi pujangga...
hehehe
Segala sesuatu ada waktunya sob... ada waktu untuk gembira ada waktu untuk sedih... Tapi aku selalu mendoakan semoga sobatku ini senantiasa diberi sukacita... walaupun banyak tantangan..
Btw, aku suka puisinya... good.. gak nyangka euy... hehehe
SALUT...
YAKINLAH PADA APA YANG KITA BUAT!!

anekd0t said...

Kereeeeen abis, sob!

harto said...

Curhat yaaa....
Tetap Semangat & semoga tidak ada rasa jenuh.

Anonymous said...

untung gw belum makan...

tetep semngat..

Kisah said...

Lagi Curhat ni sob...

eNeS said...

Sebuah puisi yang sarat makna sobat...

Ini buat anakmu ya? Sori jika tafsiranku salah...

Willyo ALsyah said...

@ Ica....emank dari kecil saya suka dengan seni baik itu seni musik,puisi,serpen,ataupun sajak...aku sangat mengidolakan Almarhum WS Rendra..

Willyo ALsyah said...

@ anekdot, Harto, Anymous, kosah,....thanks ya atas spirit kalian semua, kalian adalah sobat2 ku yang terbaik, tapi ada juga sahabat sangat luar biasa kejahatannya, mudah2an kalian tdk seperti dia .....oya.emank aku lagi curhat sob..

Willyo ALsyah said...

@ enes....kayanya tafsiran sobat kurang tepat...dalam penekanan silahkan dst.... itu mengarah pada seseorang yang ??? btw...thanks

Ateh75 said...

Sabar mas..diam lebih baik ,karena diam itu emas * kata pepatah ...

Arief Rachman Heriansyah said...

Menggugah bangetz!

Plus menyentuh...

aan said...

kayaknya aku slalu terlambat koment di blog ini ya..hehe
pesan moral apa yg terkandung dlm syair yg sederhana tp oke bgt itu brow??

Jiox said...

nampaknya ada badai dan petir bersautan di cakrawala.. andai mendung bs berubah menjadi gerimis.. niscaya mentari akan membawakan seorang bidadari dalam bingkai pelangi.. melepaskan akan mendapatkan, menyimpan akan kehilangan, dan di dalam gelap pasti ada terang..
cooling down kawan :)

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Ateh75...terima kasih ma...yah...sabar.. akan aku ingat..

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Arief Rahman....thanks sobat..

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ AAn....pesan yang bisa dipetik adalah...sabar dan mendekatkan diri pada Allah...karena Allah akan memberikan yang terbaik.

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Jiox... sobat...thanks..seandainya lokasi sobat dekat dengan saya, saya akan bertamu di dunia nyata dengan sobat dan mengucapkan terimakasih secara langsung pada sobat...skali lagi terimakasih..

Jiox said...

wuaduuh.. ngga perlu begitu sobat.. ane skedar berbalas syair, karena tak ada petunjuk yg berasal dari manusia, bukan? jauh di mata dekat d kantong -hehe- open your heart and smile .. :)

taekwondo indonesia said...

wah wah wah....hehehehe mantab sob...

willyo Alsyah said...

@ Teakwondo Indonesia....thanks..

Shin-kun said...

Kok ada aura kemarahan di sini yak?, lagi gundahkah sahabatku ini? :)...

willyo ALsyah said...

@ Shinkun...thanks ya..ungkapan hati sobat..hehehehe...

moenas said...

oh,,begitu ya browww
thanks ya broww atas sharingnya

Mbah Cyber said...

Met sore mas,numpang komen lg,situ tinggal di asrama depok ya,dulu saya jg lama main dan tinggal ditempat teman asrama Yonkav 1 Kikavtai Kostrad Depok,teman saya sekampung,sepermainan,satu sekolahan namanya Serka Deny,byk kenal dgn tentara disana,termasuk tmn2 satu leting tmn saya,asyik2 dan tdk sombong,menyatu dg rakyat,kakek sy jg purn TNI,.Aku bangga dan salut sama TNI plus benci yg namanya polisi wekekek..

info ternak said...

wah pinter nih bikin kata2nya msa wilyo.. hmmmmmm..

semangat terus bos

rumah blogger said...

sungguh romantis, dan saya sangat terharu nich..hkhkhk

sabirinnet said...

puitis sekali nich sob, sukses yaa

anung yusmar said...

Penuh luap emosi terwakili pula dengan warna-warni yang terdominasi merah
good post bro...

teruslah berkata jujur sejujur bulan yang tidak pernah bergeser sedikitpun dari jalurnya mengitari bumi.

Mayyadah said...

aduh, tulisannya warna-warni gitu hehehhe
but still nice post^^

Willyo ALsyah said...

@ Moenas....yah..begitulah keadaan hidup ku sobat...

Willyo ALsyah said...

@ Mbah Cyber...saya kenal dengan sahabat/satu sekolahan Mbah cyber a.n serka Deni ... mungkin serka Deni juga mengenal saya karena masih dalam satu naungan Kostrad... Coba Mbah suatu saat iseng2 nanya dia kenal dengan SERMA AL ISMAN GA' di kesatuan Ajen Divif 1 Kostrad...oya.. jika kami dianggap bersahabat dan tidak sombong, saya secara pribadi mengucapkan terimakasih yang sebesar2 nya...

Willyo ALsyah said...

@ Info ternak dan Sabarinet...terimakasih sahabat...

Willyo ALsyah said...

@ Anung Yusmar...yah...itu adalah ungkapan perasaan saya yang keluar dari hati kecil saya yang suci...tanpa rekayasa...

Willyo ALsyah said...

@ Mayyadah....tulisan berwarna itu muncul dari kata hati saya yang menggambarkan emosi dan ketenangan...itu jujur luapan kata hati yang paling dalam tanpa rekayasa...

Bang Ancis said...

Apaan n Bro? Ungkapan isi hati ya?

Hmmm keren......

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ bang Ancis....yo'i bro...

Willyo Alsyah P. Isman said...

@ Cahyadi...makasih...sahabat...

I2 said...

Bagaimana perasaan hari ini sobat? Pesan yg kuterima tadi mengantarku ke sini. Banyak tangan yg siap menggenggam, melangkah dalam sejuta asa, menikmati mentari yg sempat terhalangi hujan.

KOKON9LOVE said...

Turut prihatin...smga kesabranmu ada balasannya...

Tenang Wil...jgn larut dlm kesedihan,kan msh ada aku dan sahabat blogger laenx yg akan hibur km.

Sukses slalu Wil

NumB3R said...

wah. .wah. .wah. . .
beralih profesi jd Kahlil Gibran ih sob? hehehe

willyo ALsyah said...

@ I2...thanks banget sobat...

willyo ALsyah said...

@ Osi....thanks banget ya...kalian semua adalah shabat2 terbaik...

willyo ALsyah said...

@ Number....cita2 kecil emang ingin jagi orang sastra..tokok idola saya adalah WS. RENDRA

jimox said...

wah ternyata ada juga anggota TNI yang bisa pandai bikin puisi. :)

ternyata TNI juga manusia. hehe...

sukses terus ya mas.

Willyo ALsyah said...

@ Jimox....serius band kaya'nya salah tu...masa rocer aja ya manusia..TNI juga manusia sob..wakakakakakakak

kelirirenk.co.cc said...

Kata kata yang indah... apapun isinya yang penting komen... kekekekek

Anaa said...

Klu ini benar ungkapan hati sobat (maaf)... menyedihkan...

Semoga untaian berikut sdk bermanfaat!

Maha suci Allah yang menjadikan kepasrahan kepadaNya sebagai kekuatan, yang menjadikan rasa butuh kepadaNya sebagai kekayaan, yang menjadikan permohonan kepadaNya sebagai kemuliaan, yang menjadikan rasa rendah diri kepadaNya sebagai ketinggian, dan tawakkal kepadaNya sebagai kecukupan.

Alhamdulillah atas nikmat cinta sehingga kita dapat mewarnai hari-hari kita, hidup tidaklah datar, terkadang yang harus kita lalui adalah tanjakan kasar, namun dengan kelembutan cinta tidak menjadi kasar hati kita dan tidak menjadi buruk perangai kita. Cinta melunakkan hati, mengantarkan kita pada perenumgan kehidupan. Cinta itu menguatkan walaupaun kita sadari terkadang cinta melemahkan, melenakan dan menghinakan.

Segala puji bagi Allah yang mengizinkan kita mengecap manisnya iman. Dengan iman kita tidak dibutakan oleh cinta, oleh dunia, tidak juga oleh nafsu kita. Dengan iman terjagalah fitroh kita, kesucian hati kita.... Baca Selengkapnya

Akhirnya harus kita sadari banyak yang indah dalam hidup ini, walau ditengah geliat galau yang menyayat-nyayat, ditengah persoalan rumit yang menghimpit, dan diantara derai air mata.

Banyak yang indah dalam hidup ini, karena kita hidup dengan hati yang telah melamar iman untuk dijadikan teman, yang menawarkan ketegaran sebagai bekal perjalanan. Maka tak ada lagi kesendirian, tak ada sunyi hati, tak ada lagi nyanyian cengeng. Yang ada adalah keoptimisan. Sungguh iman itu menguatkan.

Banyak yang indah dalam hidup ini, tergantung seberapa besar kita pandai mensyukuri, tergantung seberapa bijak kita menyikapi.

SeNjA said...

tulisan dan blognya bagus bgt ^_^

salam kenal ,aku follow yaaa....mksh