18 November 2016

Istighosa Untuk Negeri

Kamis 17 November 2016 pukul 09.00 WITA, Ratusan personel Korem 143/Halu Oleo Kendari beserta jajaran hadir bersama perwakilan dari Polri,  tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan Alim ulama Kota Kendari untuk melaksanakan istighosa bersama dalam rangka mendoakan keselamatan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Istighosa dilaksanakan di Masjid Agung Al-Kautsar Kota Kendari.

Semoga Negeri ini selalu damai, aman dan sejahtera dalam kebhinekaannya .. Amiin.







26 October 2016

Tips Berhenti Merokok

Kendari (Rabu, 26/10/16)

Assalamu'alaikum wr. wb.  Selamat pagi ..

Hari ini satu tahun sudah saya lepas dari rokok, suatu hal yang tadinya saya anggap mustahil sebab saya adalah seorang perokok berat yang menghabiskan dua sampai tiga bungkus rokok merk M*rlb*ro Merah dalam sehari.  Rokok telah menjadi sahabat saya sejak teman-teman memperkenalkannya di tahun 1991 saat saya duduk di kelas 1 SMA. Meski saat itu merokoknya masih ngumpet-ngumpet karena takut ketahuan ortu. Sejak tamat SMA tahun 1994 saya sudah menjadi perokok aktif,   kemanapun dan dimanapun saya, rokok selalu menemani. Rasanya hidup gak lengkap jika gak ada rokok di saku saya. Jangankan gak ada,  rokok di saku tinggal tiga atau empat batang saja,  saya sudah gelisah. Jangan harap bisa nulis di blog jika gak ada rokok. Pada tahun 2009 dan 2010 saat saya sedang gila-gilanya main blog, saya bisa menghabiskan rokok sampai 4 bungkus dalam sehari.

Awal berhenti merokok.

Suatu saat saya menemukan foto putra saya di salah satu medsos dengan memegang sebatang rokok. Meski saya adalah seorang pecandu rokok,  tapi sebagai orang tua yang sayang anak *cieeee... pasti gak bakal mau anaknya menjadi seorang pecandu rokok juga apalagi usianya masih belum dewasa. Intinya orang tua ingin anaknya menjadi lebih baik. Saya nasehatilah putra saya untuk tidak merokok, sebab bahaya rokok itu....... bla...bla...bla.... Sayangnya saya saat itu masih perokok berat, jadi saya adalah seorang ayah yang "jarkoni" alias "iso ngajar ra iso ngelakoni" . Tapi setelah itu saya niatkan untuk tidak merokok dan Alhamdulillah hari ini adalah hari dimana saya genap satu tahun tidak merokok.

Tips berhenti merokok :

Memutuskan untuk tidak merokok itu ternyata bukan suatu hal yang sulit, selama ada niat dan komitmen yang kuat dengan diri sendiri untuk tidak merokok maka Insya Allah anda akan berhenti merokok.  Mungkin sebagian orang berkata saya "ngecap" tapi saya telah membuktikannya. Berikut beberapa hal yang saya lakukan hingga bisa berhenti merokok :

1. Niat.

2. Komitmen.   Niat saja tidak cukup,  harus di sertai dengan komitmen sehingga niat kita selalu berada dalam jalurnya dan tidak batal.

3. Langsung tidak bertahap.  Setelah mutuskan untuk tidak merokok maka saat itu juga jangan pernah lagi untuk mencoba menghisapnya walau cuma satu hisapan saja sebab bagaimana mungkin anda bisa terlepas dari rokok itu jika anda masih mengingat dan mencicipinya ? Candu rokok gak hilang dari tubuh anda sebab anda masih mencicipinya walau sedikit, sehingga rasa ingin mencoba/mengisap rokok itu selalu ada. Itulah yang mengakibatkan beberapa teman selalu gagal berhenti merokok.  Untuk itu saya kurang sependapat dengan pendapat sebagian orang yang mengatakan bahwa berhenti merokok itu harus pelan-pelan, bertahap sedikit demi sedikit. 

4. Berani berkata tidak.  Terkadang pergaulan dan teman-teman dapat merusak niat kita untuk berhenti merokok. Saat ngobrol bareng teman-teman perokok, mereka biasanya menawari kita untuk merokok, maka saat itu anda harus berani mengatakan bahwa anda tidak merokok atau anda sudah tidak merokok lagi.  Jangan kuatir ! TEMAN BAIK  tidak akan menjauhi anda hanya karena anda tidak merokok.  Saya dulu pernah mengkhawatirkan ini, tetapi ternyata sebaliknya, teman-teman malah salut dan bahkan minta resep bagaimana cara agar bisa berhenti merokok.

5.  Peran orang terdekat.  Istri saya adalah orng yg sangat berjasa dalam upaya saya menghentikan kebiasaan merokok, beliau selalu mendukung dan mengingatkan saya utk tidak merokok.

 Manfaat berhenti merokok

Tentu anda sudah faham bahwa didalam sebatang rokok mengandung lebih dari 4000 jenis kandungan bahan kimia berbahaya bagi tubuh dan bahan kimia itu adalah racun yang mematikan secara pelan-pelan. Jadi, apasih manfaat tidak merokok ? sebenarnya manfaat tidak merokok itu banyak. Para Ilmuan telah meneliti beberapa manfaat tidak merokok, ada ilmuan membaginya dalam 9 kategori manfaat, ada yang membaginya dalam 10 kategori dan lain sebagainya, tetapi bagi saya manfaat tidak merokok itu ada dua saja yaitu :

1.  Sehat.

Setelah tidak merokok dada saya terasa lega, saya bisa joging 5 s.d. 10 km sehari tanpa masalah.

2. Irit

Sewaktu saya perokok berat, jika  uang di dompet saya tinggal Rp. 100.000,- , Saya sudah mulai stres, sebab uang Rp. 100.000,- itu hanya mampu bertahan untuk membeli rokok sampai esok hari. Akhirnya putar otak, kadang-kadang bikin sesuatu di luar nalar hanya untuk bagaimana bisa merokok. Bagus sih, berusaha.... tapi kenapa untuk beli rokok ?? 

Saat ini, terkadang istri pengen ngasih uang Bensin ke saya, tapi saya tolak, saya bilang, "uang di dompet masih lebih kalau hanya untuk beli bensin, kalau ayah masih merokok kayak dulu, nih uang gak cukup nih"  Hahahahaha.............    


Demikian tulisan saya kali ini...  moga bermanfaat.  Amiin

22 October 2016

Pangkatku Naik Satu Tingkat Lebih Tinggi

1 Oktober 2016 adalah hari yang bersejarah buat saya, sebab hari itu adalah hari dimana pangkat saya telah dinaikkan satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula (dari Letnan Dua menjadi Letnan Satu)

Acara Korps rapor kenaikan pangkat dilaksanakan  di lapangan apel Ajenrem 143/HO Jln Abd. Silondae No. 41  Kota Kendari.  Kaajenrem 143/HO Mayor Caj Andi Sakhrul, S.Sos. memimpin acara korps raport kenaikan pangkat tersebut.

Dalam amanatnya Kaajenrem 143/HO mengucapkan "selamat" atas kenaikan pangkat para personel Ajenrem 143/HO dan menyampaikan untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT oleh sebab kenaikan pangkat adalah merupakan anugerah dari Allah SWT yang harus disyukuri dan merupakan kepercayaan yang diberikan oleh negara. Kenaikan pangkat diberikan bukan secara otomatis tetapi atas kerja keras, semangat, kinerja yang baik serta pengabdian dan loyalitas yang tinggi. Oleh karenanya personel yang naik pangkat harus lebih mempunyai tanggung jawab yang lebih besar karena semakin tinggi jabatan dan kedudukan maka semakin tinggi pula tugas dan tanggung jawab yang diembannya.

Alhamdulillah Ya Allah. Semoga dengan kenaikan pangkat ini membuat saya lebih rendah hati, lebih bersemangat dan lebih menunjukkan kinerja yang lebih baik.



29 September 2015

Anggaplah Pena Ini Sahabat Mu


Kakimu tegak dan siap melangkah...
Wajahmu menunduk dan hatimu tetap basah..
Bertasbih bersama Semesta...

Disanalah rekahan kebahagiaan memancar dari hatimu...
Laksana pelangi dipenghujung Senja...

Bukankah alam melukis pelangi dari riuh riuh gemuruh hujan dan cekaman halilintar...? 

Pelangi kebahagiaan adalah hadiah bagi mereka yg lulus...
Mereka yg sering berdiam menanti akhir yg indah.....
Terus bersabar meski sukar..

Tak usahlah mengeluh atas duka duka dan kepedihan.....
Engkau tidak sendiri kawan...
Semua jua sedang menanti sang pelangi...

Jika saja kekasihmu tidak bersamamu lagi diujung sana
masih ada kawan yg menantimu kembali...
Kembalilah kawan, anggaplah pena ini sahabatmu...
Sahabat yg merindumu Kembali....

Anggaplah pena ini sahabat mu
sahabat yang menghampirimu dalam gelap
seorang yang membawakanmu lilin dan menyalakannya untuk mu
Sosok yang mencoba meraih bahumu, membisikkanmu, menunjukkanmu
bahwa disana aja jalan

Anggaplah pena ini sahabat mu
seorang yang meraihmu dengan tulus 
saat bibirmu nanti mulai berkata "yah... hidup ini memang tidak mudah"
sanalah rekahan kebahagiaan memancar dihatimu

Senja...........

27 February 2015

Sederhana itu Istimewa

Tak selamanya yang baru itu baik,
apalagi hanya sekedar memandang sebuah tampilan fisik. 


Mencari sesuatu yang tak ketinggalan zaman dan tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional 

maka carilah yang sederhana.

Sering kali yang sederhana itu terlihat lebih cantik, menarik, unik, klasik dan menuai banyak simpatik. 

Mencari yang berlebih itu malah membebankan 

dan meremehkannya adalah wujud keputusasaan. 

Yang terlalu itu selalu merepotkan, 

lebih baik sederhana,
karena keindahan itu sering kali hadir dalam kesederhanaan.


Sederhana itu indah, tak payah, tak susah, 
ketika celengak celenguk kiri kanan, atas bawah maka sederhana itu berada ditengah-tengah. 

Yang sederhana itu tak membuat yang berkekurangan menjadi iri
dan yang berkelebihan menjadi tersaingi. 


Yang sederhana itu tak rendah dihadapan yang tinggi
dan tak tinggi dihadapan yang rendah.


Sederhana itu ISTIMEWA

25 February 2015

Senja Indah Di Teluk Kendari

Saya tiba di Kota Kendari pada hari Minggu tanggal 1 Juni 2014, lima hari sebelum hari jadi saya. Tak pernah terbayangkan dalam benak saya seperti apa kota ini sebelumnya, baik masyarakatnya, budayanya maupun keindahan alam benar-benar tak terbayangkan. Saya menginjakkan kaki di kota ini karena pimpinan memberikan kepercayaan untuk bertugas di kota ini.

Pagi tepat pukul 06.00, matahari masih malu-malu menampakkan dirinya, sy turun dari bus yang melelahkan. Pemandangan pertama yang saya lihat adalah bahwa kota ini sangat bersih, di setiap sudut jalan terdapat bak sampah, dan para petugas kebersihan sudah nampak membersihkan jalan dan mengangkut sampah-sampah yang berada di dalam bak sampah. Hmmmm,, sesuatu....

Saat ini saya sudah memasuki bulan ke sembilan di Kendari. Dalam waktu sembilan bulan tersebut saya sudah mempunyai banyak teman, sahabat bahkan ada beberapa warga yang sudah menganggap saya sebagai saudaranya.

"Ijin pak Komandan, nginap dirumah aja pak" atau "Malam minggu besok, kami ada hajatan Pak, jika berkenan datanglah pak walau hanya sekedar minum-minum kopi setelah itu pulang, tidak apa-apa".
sebenarnya masih banyak kata-kata teman yang dengan keramahannya mengajak saya, atau membujuk saya agar berkunjung kerumahnya.

 Tak jarang pula masyarakat mengajak saya untuk makan "SINONGGI" makanan yang terbuat dari sagu, sejenis PAPEDA dalam bahasa Maluku atau KAPURUNG dalam bahasa Palopo Sulawesi Selatan. Salah satu makanan lezat yang pernah sy makan.

Salah satu kegiatan saya di sini adalah Joging, kebetulan joging adalah olah raga kegemaran saya sejak dulu, disamping olah raga nya murah juga paling baik untuk kesehatan. Hampir setiap sore saat pulang dari kantor, hari Sabtu atau Minggu pagi saya sempatkan waktu untuk joging.

 Salah satu pemandangan yang indah dan membuat saya bersemangat untuk joging sore di kota ini adalah ketika matahari akan terbenam, pemandangan Senja di Teluk Kendari sungguh indah, setiap selesai joging saya sempatkan diri untuk memandangi indahnya senja itu. Serasa lelah telah terbayarkan ketika menatap indah nya senja di Teluk Kendari ini. 




 Senja ini membuat saya ingin dan terus ingin berada ditempat ini setiap sore

04 February 2015

Saya Belum Menyerah

Beberapa hari yang lalu kota Kendari sempat diguyur hujan lebat, tapi siang ini saat sebagian wilayah Indonesia di guyur hujan, Kota kendari justru panas luar biasa hingga terasa sampai kedalam ruang kantor.

Siang ini, tumpukan kertas yang berisi tanda tangan dan beberapa tulisan yang harus saya koreksi telah selesai, sebagian telah saya majukan ke meja Komandan dan sebagian lagi saya kembalikan ke staf untuk dibetulkan. 

Alhamdulillah, Puji Syukur Kehadiran Allah SWT, saat ini usia saya memasuki kepala 40, saat teman-teman seangkatan sudah banyak yang terbaring sakit, Tuhan masih memberikan saya kesehatan, kemampuan berfikir dan bekerja. 

sahabat ku yang baik....

Hidup adalah cobaan dan Tuhan tidak akan pernah memberi cobaan diluar batas kemampuan.  Saya duduk di kursi ini, meminum segelas kopi buatan anggota setiap pagi, diberi pangkat Perwira, bukan saya raih dengan mudah, semua karena proses, karena perjuangan, do'a, study dan pengalaman.  Butuh senyum, butuh keramahan, butuh nasihat, disiplin dan lain sebagainya.  Saya bukanlah seorang yang datang dari planet yang secara tiba-tiba duduk di kursi ini. Saya pernah berjualan Koran, pernah menjadi tukang Ojeg mengantar orang keluar masuk kampung dengan imbalan Rp. 3.000 atau Rp. 5.000,- . 

Suatu hal yang wajar ketika suatu saat kondisi mental kita sedang down, tetapi kondisi down tersebut tidak lantas memutuskan semangat untuk bangkit bukan ? Kenapa musti takut memulai ? Kenapa musti takut untuk mencoba ? dan Kenapa harus menyerah ? 

Saya teringat ketika saya sedang melaksanakan Study Perwira di Bandung beberapa tahun yang lalu, saat itu saya sempat jatuh sakit sehingga mendapat perawatan khusus di ruang ICU RSPAD Gatot Soebroto Jakarta selama 3 hari dan dirawat selama 21 hari. Saat itu secara tiba-tiba saya menderita suatu Penyakit Langka yang oleh medis diberi nama Miller Fisher Syndrome Variant Of Guillain-Barre Syndrome (baca disini). Sebelumnya saya tidak pernah menderita suatu penyakit parah. Setelah saya keluar dari ruang ICU, Komandan saya datang membesuk dan bertanya "kondisi kamu gimana Man ? apakah kamu masih bisa melanjutkan Study ? " saya menjawab dengan lantang "Siap Komandan. Saya belum menyerah dan tidak akan menyerah !" 



"Siap, Komandan ... Saya belum menyerah  dan tidak akan menyerah !"



Alhamdulillah berkat rahmat Allah SWT, berkat do'a dari orang tua, sahabat, para dokter yang merawat dengan baik serta disiplin dan kemauan untuk sembuh, kesehatan saya kembali pulih seperti sediakala.  Study saya pun selesai tepat waktu dengan nilai yang cukup memuaskan.

Inilah hasil dari suatu Proses perjuangan dan do'a dimana didalamnya dibutuhkan senyum,  keramahan, ketabahan, nasihat, disiplin dan lain sebagainya

Sahabat ku yang baik.....

Orang berkata Hidup itu indah. Yaah.. hidup itu memang indah, tentu jika di barengi dengan Iman. Tanpa iman mustahil hidup itu akan indah. Banyak diantara sahabat kita yang oleh karena kegagalannya dalam mencapai sesuatu, menjerumuskan dirinya kedalam Narkoba. Tak sedikit pula  diantara sahabat-sahabat kita yang menghalalkan segala cara untuk mencapai suatu tujuan yang mereka inginkan. Mereka menabrak norma, adat istiadat bahkan agama. Lantas timpul pertanyaan,  "Bagaimana mungkin hidup akan indah jika raga di grogoti oleh Narkotika dan Obat-obat terlarang ?" atau  "bagaimana mungkin hidup akan indah jika kehormatan kita diberikan kepada orang lain dengan imbalan uang ?" saya pernah membaca sebuah artikel di salah satu majalah, seseorang yang dulunya pecandu narkoba dan seks bebas ditanya "Mba, gimana keadaan mba sekarang ?" "Alhamdulillah, Semenjak kenal dan berusaha lebih dekat dengan Tuhan, hidup saya lebih indah,  sekarang hidup saya lebih tenang." jawabnya.

Hidup itu ujian.

Layaknya sekolah, hadapi ujian dengan tenang, jangan jadikan ujian tersebut sebagai suatu beban dan yang paling utama adalah persiapkan diri untuk mengadapi ujian, berdo'alah kepada Sang Maha Pemberi Nikmat, mendekatlah pada-Nya,  Percayalah setelah ujian, derajat kita akan ditinggikan oleh sebab kita telah diberikan ijazah. Jangan menyerah, jangan jadikan "Lemah" sebagai suatu pembenaran untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma dan Tuhan bersama kita disetiap hela nafas.  

Salam.






04 November 2014

Wanita Perkasa, Pekerja Kuli Bangunan

Raden Adjeng Kartini adalah seorang pahlawan wanita yang berjasa dalam mengangkat derajat kaum perempuan di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tercinta ini. Dengan jasa dan pengorbanan Kartini itulah sehingga kaum perempuan dapat mengangkat derajat dan martabatnya setara dengan kaum Pria. 

Di era sekarang ini prestasi dan keterampilan yang ditunjukkan oleh kaum wanita sudah memunculkan anggapan bahwa wanita dan Laki-laki tidak banyak terdapat perbedaan. Anggapan tersebut dapat kita lihat ketika  Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla   mengumumkan kabinet yang diberi nama Kabinet Kerja pada tanggal 26 Oktober 2014 pukul 17.00 WIB. Diantara para menteri yang di umumkan tersebut terdapat Delapan orang Menteri yang berasal dari kaum perempuan. Ini menandakan bahwa kaum perempuan telah dapat mensejajarkan dirinya dengan kaum pria. 

Demikian pula halnya dengan para kuli bangunan, yang mengerjakan sebuah bangunan Aula di samping Kantor saya. Secara umum, pekerjaan kuli bangunan biasanya identik dengan kaum pria, namun ini tidak. Para kuli bangunan yang mengerjakan proyek pembangunan Aula disamping kantor saya tersebut terdapat beberapa kuli bangunan dari kaum perempuan, dengan mengerjakan pekerjaan yang sama dengan kaum pria, seperti mengecor, mengaduk semen, mengangkat batu dan lain sebagainya. "Hasil kerja wanita-wanita itu bagus pak, bahkan lebih bagus dari pria, pekerjaan mereka rapih" ungkap seorang mandor. 

Terlepas dari kasar atau tidaknya pekerjaan seorang kuli bangunan, dapat kita tarik sebuah kesimpulan bahwa kaum wanita juga bisa melakukan pekerjaan yang lazimnya dilakukan oleh kaum pria. bahkan hasilnya lebih rapih dan bagus dibanding dengan hasil kerja kaum pria.  





Catatan :

Inilah wanita-wanita perkasa, wanita-wanita pekerja keras.  Mereka melakukan pekerjaan tersebut dengan keikhlasan dan keinginan sendiri untuk mencukupi kebutuhan ekonomi keluarganya. Sementara kita yang sudah diberi lebih oleh Tuhan terkadang masih kurang bersyukur.  Hasil kerja mereka bagus dan rapih, tidak kalah dengan kaum pria.  

Mereka memberi makan anak-anaknya dengan uang HALAL, betul-betul dari hasil cucuran keringat mereka. Semoga rezqi yang mereka dapat menjadi BERKAH dan menjadi darah dan daging bagi anak-anak mereka, sehingga menjadi anak-anak yang berbakti kepada orang tuanya serta dapat membanggakan orang tuanya kelak dikemudian hari.
 Amiin.