
Aku berdiri, coba menata hatikau bertanya pada alam, apakah ini nyata ?tingkah mu menampar jiwaku ungkapnyalantas aku coba berjalan pada seonggok sampah busuk peninggalan mudi hari kemarin dan kemarin nya lagikau telah mendungkan cahaya yang ber semayam dalam rinai hatiseteskan air pada kelopak mataku yang sembab menahan rasa sakit tiada tara atas perbuatan mu padakuSiksa saja lah hati ku ini terus menerus !!tapi ....Jangan kau kira aku ini akan...